Showing posts with label Artist. Show all posts
Showing posts with label Artist. Show all posts

Penemu Facebook




             Si Tampan Penemu Facebook

            Mark Zuckerberg memulai Facebook pada dari ruang kamarnya di Harvard. Setelah berhenti sekolah dan pindah ke Silicon Valley, penemu Facebook ini mulai memantapkan langkahnya di bisnis situs jejaring social. Saat ini Zurkerberg merupakan milyuner terkaya di dunia sepanjang sejarah yang menghasilkan kekayaan sepenuhnya dari usaha sendiri.

             Facebook adalah website jaringan sosial dimana para pengguna dapat bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain. Orang juga dapat menambahkan teman-teman mereka, mengirim pesan, dan memperbarui profil pribadi agar orang lain dapat melihat tentang dirinya.

             Hebohnya, dalam waktu dua minggu setelah diluncurkan, separuh dari semua mahasiswa Harvard telah mendaftar dan memiliki account di Facebook. Tak hanya itu, beberapa kampus lain di sekitar  
              Harvard pun meminta untuk dimasukkan dalam jaringan Facebook. Zuckerberg pun akhirnya meminta bantuan dua temannya untuk membantu mengembangkan Facebook dan memenuhi permintaan kampus-kampus lain untuk bergabung dalam jaringannya. Dalam waktu 4 bulan semenjak diluncurkan, Facebook telah memiliki 30 kampus dalam jaringannya.

             Dengan kesuksesannya tersebut, Zuckerberg beserta dua orang temannya memutuskan untuk pindah ke Palo Alto dan menyewa apartemen di sana. Setelah beberapa minggu di Palo Alto. Zuckerberg berhasil bertemu dengan Sean Parker (cofounder Napster), dan dari hasil pertemuan tersebut Parker pun setuju pindah ke apartemen Facebook untuk bekerja sama mengembangkan Facebook. Tidak lama setelah itu, Parker berhasil mendapatkan Peter Thiel (cofounder Paypal) sebagai investor pertamanya. Thiel menginvestasikan 500 ribu US Dollar untuk pengembangan Facebook.

             Pada September 2005 Facebook tidak lagi membatasi jaringannya hanya untuk mahasiswa., Facebook pun membuka jaringannya untuk para siswa SMU. Beberapa waktu kemudian Facebook juga membuka jaringannya untuk para pekerja kantoran. Dan akhirnya pada September 2006 Facebook membuka pendaftaran untuk siapa saja yang memiliki alamat e-mail.

             Tidak ada situs jejaring sosial lain yang mampu menandingi daya tarik Facebook terhadap user. Hingga Juli 2007, situs ini memiliki jumlah pengguna terdaftar paling besar di antara situs-situs yang berfokus pada sekolah dengan lebih dari 34 juta anggota aktif yang dimilikinya dari seluruh dunia. Terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya. Rata-rata user menghabiskan waktu sekitar 19 menit perhari untuk melakukan berbagai aktifitas di Facebook.

             Melihat perkembangan yang begitu signifikan tersebut sang pendahulunya Friendster bermaksud untuk membeli facebook seharga 10 juta US Dollar, namun ditolak oleh Zuckerberg. Ia juga pernah menolak tawaran dari Viacom yang ingin membeli facebook seharga 750 juta US Dollar, dan terakhir tawaran dari Yahoo yang ingin membeli facebook seharga 1 milyar US Dollar.

             Pada usia 23 tahun, penemu situs jejaring social Facebook, Mark Zuckerberg adalah milyuner termuda sepanjang sejarah yang menghasilkan kekayaan dengan usahanya sendiri. Seperti diumumkan oleh majalah Forbes, Zurkerberg ada pada urutan 785 dalam daftar orang – orang terkaya dunia.

Tentang Vokalis Ungu

 

pasha ungu:

"saya orang paling bahagia di dunia"


                 Lucunya, karena sudah terbiasa dengan nama populernya, ia merasa asing saat orang memanggil nama aslinya, Sigit. Ia bahkan sering tidak ngeh. “Saya nggak sadar yang dipanggil itu saya. Habis saya sudah terbiasa dipanggil Pasha,” ceplosnya. 

                    ini rahasia Pasha Ungu (26) yang tak banyak diketahui orang. Pasha sebenarnya bukanlah nama aslinya. Nama asli Pasha adalah Sigit Purnomo Syamsudin Said. Dulu, ia biasa dipanggil Sigit. Nama Pasha baru dipakai saat Ungu rekaman album pertama. Konon, perusahaan rekaman yang meminta ia berganti nama. Alasannya, nama asli Pasha dianggap kurang komersial, juga identik dengan orang lain. 

                   "Nama Sigit sudah ada beberapa yang memakai. Salah satunya Sigit Base Jam,” cetus Pasha suatu kali. Dari beberapa nama, pilihannya jatuh pada nama Pasha. Uniknya, itu nama mantan dramer Ungu. "Ada yang mengusulkan nama Pasha. Menurut saya, nama itu bagus. Jadilah nama itu saya pakai," kata ayah Kisya Alfaro Putra Sigit (2) dan Shakinah Adeliaputri Napasha ini. 

                    Mantan Suami Okky Agustina Sofyan ini tak percaya, nama itu dibilang membawa keberuntungan. "Kata orang, what’s in a name. Apalah arti sebuah nama. Saya tak percaya nama bisa membawa keberuntungan. Soal rezeki semua diatur dari Atas. Lagi pula, kalau memang bawa hoki, seharusnya sejak dulu Ungu melejit dong," tegasnya.Lucunya, karena sudah terbiasa dengan nama populernya, ia merasa asing saat orang memanggil nama aslinya, Sigit. Ia bahkan sering tidak ngeh. “Saya nggak sadar yang dipanggil itu saya. Habis saya sudah terbiasa dipanggil Pasha,” ceplosnya. 

                   Pasha lahir di Donggala, 27 November 1979. Usai menamatkan sekolah menengah, ia pindah ke Jakarta. Di ibukota, ia kuliah di Akademi Bahasa Asing (ABA) Cikini. Di kampus inilah ia bersinggungan dengan dunia musik. “Waktu ospek, saya orang yang paling sering kena hukuman. Kalau dihukum yang bisa saya lakukan, ya cuma bernyanyi,” ujarnya. Nah, vokal Pasha itu menarik perhatian rekannya. Rekannya itulah yang mengajak bergabung dengan Nuansa Band. “Katanya suara saya cocok dengan warna musik mereka,” ujar Pasha lagi. 

                   Seperti band lain, Nuansa Band juga kepengin meramaikan kancah musik lokal. Mulailah mereka mengirimkan demo ke berbagai perusahaan rekaman. Sayang, tak satu pun melirik. “Selama menunggu kepastian demo rekaman, hubungan kami jadi renggang,” cerita Pasha. Di saat band ini mulai retak, Pasha dapat tawaran dari band Ungu yang tengah mencari vokalis. “Setelah jam session bareng Ungu, saya ditawari jadi vokalis,” sambungnya. Setelah berpikir masak-masak, tawaran itu diterimanya. “Saya ngomong baik-baik ke teman-teman di Nuansa Band. Saya bilang, nggak bisa menunggu sesuatu yang nggak pasti. Untungnya, anak-anak ngerti dengan penjelasan saya,” katanya lagi. Pasha resmi bergabung dengan Ungu sekitar November 1998. 

                Bersama Ungu  Pasha mulai membuat lagu. Lagu-lagu itu, juga karya personel lain, sering dapat pujian saat dipentaskan. Bahkan ada yang menyebut tembang-tembang mereka layak dihimpun dalam album. ”Meski awalnya nggak percaya diri, kami membuat demo master,” beri tahu Pasha. Setelah beberapa bulan menunggu, Warner Music Indonesia menyatakan tertarik. Ungu lantas diminta menyumbangkan lagu buat album kompilasi Klik (2000). Tak puas dengan satu lagu, Ungu minta rekaman satu album. “Tapi ternyata kerja sama dengan Warner Music tak dilanjutkan. Kami terpaksa harus mencari perusahaan rekaman lagi,” ujar Pasha. 

              Perusahaan Rekaman Hemaswara kemudian merekrut mereka. Kolaborasi Ungu-Hemaswara melahirkan album Laguku (2002). Album yang mengandalkan lagu Bayangan Semu ini terjual sekitar 150 ribu keping. Album kedua mereka, Tempat Terindah, juga dapat atensi lumayan. Toh meski begitu, Ungu masih dianggap band kelas dua. Barulah di album ketiga, Melayang, Ungu memberi bukti. Album yang sarat hits itu totalnya telah terjual mendekati angka satu juta keping. Sukses itu berlanjut di album religius SurgaMu, yang diluncurkan Ramadhan lalu. Dalam dua bulan, album ini terjual lebih dari 300 ribu keping. Berkat album ini Ungu mendapat penghargaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Dan nama Pasha pun makin berkibar. 

             Album Melayang terjual hampir satu juta keping, dan SurgaMu terjual 300 ribu keping dalam waktu yang singkat. Apa rahasianya?
              Sukses yang diraih ini barangkali buah manis dari kesabaran Ungu selama ini. Kami tak pernah patah arang meski album-album kami sebelumnya tak begitu laku. Kami menganggap itu sebagai bagian dari proses pembelajaran Ungu. Nah, dari proses itulah kami belajar banyak. Dan di album ketiga kami bisa meramu formula yang tepat. Dan hasilnya, ya seperti sekarang ini.

            Apakah Anda merasa Ungu kini telah berada di puncak karier?
              Wah, sayasih nggak merasa kini berada di puncak. Justru sedang menuju puncak.Pasalnya kalau sudah di puncak ‘kan bisa turun. Saya sih kepengin Ungu besok lebih baik dari hari ini.
Adakah ketakutan Ungu bakal mengalami perpecahan seperti Peterpan, misalnya?
Saya sih yakin Ungu tak bakal mengalami perpecahan. Dan insya Allah band ini akan selalu solid. Saya yakin, karena sedari awal susah dan senang kami tanggung bareng-bareng. Waktu album kami tak laku, kami menghadapi bersama-sama. Begitu juga ketika angka penjualan tinggi. Kami juga merasa sudah klop satu sama lain.

               Karier Anda kini sedang bersinar. Anda juga punya anak-anak yang lucu. Bagaimana rasanya?
          Pastilah saya bahagia .  .... tapi ???

              Belakangan Anda suka memakai kacamata. Kepengin menyaingi Ian Kasela nih?
           Wah, nggak. Kacamata saya ‘kan nggak gelap seperti Ian Kasela. Saya memakai kacamata karena mata saya memang minus. Lagi pula kacamata itu jarang saya pakai saat konser.

            Sadarkah kalau gaya dandan Anda sering ditiru penggemar?
Saya tahu itu. Di beberapa daerah, saya sering melihat banyak orang meniru gaya saya. Mulai dari rambut, pakaian sampai celana persis saya. Tapi itu nggak apa-apa. Toh saya pun sebenarnya juga memakai style yang sudah ada. 

          Pernah punya pengalaman tak enak dengan penggemar?
              Beberapa waktu lalu ada penggemar yang main ke rumah. Saya sempat meladeni dia. Mungkin karena diladeni, eh besoknya dia kembali lagi dengan membawa teman yang lebih banyak. Saya risih saja dengankelakuan penggemar seperti itu. Waktu saya di rumah ‘kan cuma sedikit. Saya ingin menggunakannya semaksimal mungkin. Kalau di rumah saya cuma ingin istirahat atau main dengan anak-anak. Bukan mengurusi hal yang lain. Tapi nggak enaknya, kalau tak meladeni penggemar, saya dibilang sombong. Kalau dicakar dan dicubit penggemar, dari zaman album belum laku sih sudah sering.

           Bagaimana kalau soal hilang suara saat manggung?
           Pernah. Terakhir, waktu manggung di Soundrenaline di Ancol, suara saya sempat hilang. Mungkin karena reak (dahak) mengumpul di tenggorokan dan saya dehidrasi lantaran cuaca yang panas, suara saya jadi hilang. Menurutdokter, penyebab suara saya hilang karena kecapekan.

         Masih suka mengendarai motor besar?
            Masih. Kalau ada waktu senggang saya pasti keliling-keliling pakai motor itu. Waktu Ungu konser di Bogor kemarin (Pasha menetap di Bogor), saya pergi naik motor. Motornya sih nggak ditaruh di area konser, tapi dititipkan di hotel. Dari hotel ke lokasi konser, saya menggunakan mobil. Di Bogor saya ikut klub pecinta motor besar. Salah satu anggotanya Ferdy Element. 
... naek motor modifan gini enak kale ya ??

Band Ungu


"Ungu Book Magazine"
Biodata dan profil
Perjalanan karir bermusik
Opini kelima personil Ungu Band
Seputar beberapa permasalahan sosial
Diskografi album
Surat penggemar
Komentar tentang Ungu dari beberapa musisi ternama
Lirik dan kord lagu hits


Pasha
Vokalis
Sigit Purnomo Syamsudin Said
TTL: Donggala, 27 November 1979
E-mail: pasha@unguband.com
Gabung dgn Ungu: November 1998
Sebelumnya: dengan band lain
Alat musik: Drum, Bass, Rhytm Guitar
Tinggi/berat badan: 173cm/60kg
Musikus favorit: Makki, Gesang
Warna favorit: Biru
Lulusan: ABA-ABI
Istri: ??
Anak: Kisya Alfaro Putra Sigit,
Shakinah Adeliaputri Napasha



Onci
Gitaris
Arlonsy Miraldi
TTL: Palu, 2 Oktober 1981
E-mail: onci@unguband.com
Gabung dgn Ungu: 2003
Sebelumnya: Funky Kopral
Alat musik: Guitar
Warna favorit: Hitam


Enda
Gitaris
Franco Medjaya Kusuma
TTL: Kudus, 4 Maret 1978
E-mail: enda@unguband.com
Gabung dgn Ungu: 2001
Sebelumnya: ngamen di band lain
Alat musik: Guitar dll
Tinggi/berat badan: 178cm/62kg
Musikus favorit: Joe Satriani,
Doel Sumbang
Warna favorit: Biru, Kuning
Lulusan: Univ. Sam Ratulangi
Istri: Eka Nilestari
Anak: Azara Leona Lucida

Makki
Bassis
Makki Omar Parikesit
TTL: Jakarta, 23 Oktober 1971
E-mail: makki@unguband.com
Gabung dgn Ungu: 1996 (founder)
Sebelumnya: Harris Ioni,
Joint Session, Lovina,
Studio Sessions
Alat musik: Bass, Drum, Guitar, Keys
Tinggi/berat badan: 173cm/80kg
Musikus favorit: Everyone @ Ungu,
Al Di Meola, Pastorius, Coltrane,
Django Reindhart
Warna favorit: Hitam
Lulusan: Indiana University, AS
Status: sudah menikah


Rowman
Drummer
M. Nur Rohman
TTL: Jakarta, 9 Januari 1974
E-mail: rowman@unguband.com
Gabung dgn Ungu: 2001
Sebelumnya: band Garux
Alat musik: Drum
Musikus favorit: Metallica
Warna favorit: Oranye
Status: sudah menikah


personil Ungu Band di sini »
Ngobrolin tentang Ungu

Ungu Band Photos

more in Photo Gallery
 



 
Seputar Ungu Band
Dibentuk pada: September 1996
Aliran musik: pop progresif
Karya musik: 4 album musik, 3 album mini (religi), 1 album kompilasi [selengkapnya...]
Label: Trinity Optima Production
Mantan personil: Ekky (gitaris), Ariyo (vokalis), Pasha Van derr Krabb (drummer)
Awalnya, semua personil berasal dari band yang berbeda
Makki merupakan satu-satunya personil awal yang masih aktif sampai sekarang
Alasan nama Ungu: simpel tapi berkesan megah, gabungan dari beberapa warna
Cliquers adalah sebutan untuk para fans Ungu
Buku biografi Ungu Band berjudul "Ungu Book Magazine" (10 Mei 2007)

Links
Website resmi Ungu Band: http://www.unguband.com/
Ungu Band di Friendster: http://profiles.friendster.com/unguband2008
Ungu Band di MySpace: http://www.myspace.com/ungumusic
Ungu Band di Wikipedia: http://id.wikipedia.org/wiki/Ungu_(grup_musik)
Ungu Band di Blogsome: http://unguband.blogsome.com/
Sepenggal kisah tentang perjalanan Ungu Band, berjudul "Panggung Roller Coaster Ungu"